Tampak Siswi MI Raudlatul Qur'an Batam sedang bermain dihalaman sekolahPembelajaran Karakter di MI Raudlatul Qur’an Batam, Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman. Kita memiliki berbagai suku, budaya, bahasa, dan adat istiadat yang berbeda-beda. Meskipun berbeda, seluruh masyarakat Indonesia dipersatukan oleh semboyan “Bhinneka Tunggal Ika” yang berarti berbeda-beda tetapi tetap satu.
Semboyan ini mengajarkan kepada kita pentingnya hidup rukun dan saling menghormati di tengah perbedaan. Nilai Bhinneka Tunggal Ika sangat penting untuk dikenalkan dan diterapkan sejak usia sekolah dasar, termasuk di lingkungan MI Raudlatul Qur’an Batam.

Foto Siswi MI Raudlatul Qur’an Batam terlihat sedang melakukan pembicaraan dihalaman sekolah
1. Menghargai Perbedaan Sejak Dini
Setiap anak memiliki latar belakang yang berbeda-beda. Di sekolah, siswa diajarkan untuk saling menghormati teman tanpa membedakan suku, budaya, atau kebiasaan.
Contoh penerapannya adalah bersikap sopan kepada semua teman, tidak mengejek perbedaan, serta mau berteman dengan siapa saja.
2. Membiasakan Komunikasi yang Baik
Perbedaan pendapat bisa terjadi dalam kegiatan belajar maupun saat bermain. Oleh karena itu, siswa dibiasakan untuk menyampaikan pendapat dengan sopan dan mendengarkan pendapat orang lain.
Dengan komunikasi yang baik, masalah dapat diselesaikan melalui musyawarah dan tidak menimbulkan pertengkaran.
3. Menumbuhkan Sikap Toleransi dan Saling Menolong
Toleransi adalah sikap menerima dan menghargai perbedaan. Di lingkungan MI, siswa diajarkan untuk saling membantu tanpa memilih-milih teman.
Misalnya, membantu teman yang kesulitan belajar, bekerja sama saat kegiatan kelompok, dan saling menghargai saat teman menjalankan kebiasaan yang berbeda.
4. Menjaga Persatuan dan Kebersamaan
Bhinneka Tunggal Ika mengajarkan bahwa persatuan lebih penting daripada perbedaan. Anak-anak dibiasakan untuk bekerja sama dalam kegiatan kelas, upacara, kegiatan keagamaan, dan kegiatan sosial.
Dengan kebersamaan, siswa belajar bahwa perbedaan bukan penghalang untuk hidup rukun.
5. Mengamalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sekolah
Penerapan Bhinneka Tunggal Ika juga sejalan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti gotong royong, keadilan, dan persatuan. Nilai-nilai ini ditanamkan melalui pembiasaan sikap disiplin, saling menghormati, dan bertanggung jawab.
Penutup
Menerapkan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari membantu anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang toleran, menghargai perbedaan, dan cinta persatuan. Keberagaman adalah anugerah yang harus dijaga bersama.
Melalui pendidikan karakter di MI Raudlatul Qur’an Batam, diharapkan siswa mampu mengamalkan nilai Bhinneka Tunggal Ika tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan di masyarakat.
MI Raudlatul Qur’an Batam – Mendidik Generasi Berakhlak, Cinta Bangsa, dan Berjiwa Persatuan.




