Momen kebersamaan Wakil Menteri Dalam Negeri dan Bapak Wali Kota Batam bersama keluarga besar Yayasan Raudlatul Qur’an Batam. Para siswa menyambut kunjungan dengan penuh antusias dan kegembiraan.BATAM — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) bersama Wali Kota Batam melakukan kunjungan ke kawasan Bida Ayu, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sungai Beduk, Kota Batam, untuk meninjau secara langsung kehidupan masyarakat dan praktik kerukunan umat beragama yang terjalin di kawasan tersebut.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya melihat secara langsung bagaimana masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam dapat hidup berdampingan secara harmonis. Di kawasan Bida Ayu, masjid, pondok pesantren, serta lima gereja berdiri dan menjalankan aktivitas keagamaan masing-masing dalam lingkungan yang berdekatan.
Kondisi tersebut menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat Kota Batam yang memiliki keberagaman, namun tetap dapat menjaga hubungan sosial dan kerukunan antarumat beragama.

Ketua Yayasan saat berdiskusi dengan Walikota Batam, yang pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi dan merespon positif terhadap berlangsungnya program English for School (EFS).
Wali Kota Batam yang turut hadir dalam kunjungan tersebut juga memberikan perhatian terhadap kondisi kerukunan yang terbangun di kawasan Bida Ayu. Kehidupan masyarakat yang dapat berjalan berdampingan di tengah perbedaan agama dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga suasana yang aman, nyaman, dan harmonis di Kota Batam.
Menyempatkan Hadir di Yayasan Raudlatul Qur’an
Dalam rangkaian kunjungan tersebut, rombongan Wamendagri dan Wali Kota Batam menyempatkan diri hadir di lingkungan Yayasan Raudlatul Qur’an Batam.
Yayasan Raudlatul Qur’an Batam merupakan lembaga pendidikan Islam yang menaungi pondok pesantren serta satuan pendidikan formal mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), hingga Madrasah Tsanawiyah (MTs).
Kehadiran rombongan disambut oleh jajaran pengurus dan keluarga besar Raudlatul Qur’an. Dalam kesempatan tersebut, rombongan melihat secara langsung aktivitas pembelajaran yang berlangsung di lingkungan pendidikan Raudlatul Qur’an.

Ketua yayasan Raudlatul Qur’an Batam (Bapak Ahmad Chilmi Fahma, S.Pd) memperkenalkan berbagai aktivitas dan program pembelajaran unggulan English For School kepada wakil mentri dalam negri (Bapak Bima Arya).
Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi keluarga besar Raudlatul Qur’an untuk memperkenalkan berbagai aktivitas pendidikan yang tengah dikembangkan, termasuk program pembelajaran yang diarahkan untuk menjawab kebutuhan generasi masa kini.
Melihat Langsung Program English for School. Salah satu program yang turut diperkenalkan adalah English for School (EFS), program pembiasaan berbahasa Inggris yang diterapkan di lingkungan MI dan MTs Raudlatul Qur’an Batam.
EFS dirancang bukan sekadar sebagai pembelajaran bahasa Inggris di dalam kelas, tetapi sebagai upaya menciptakan lingkungan yang mendorong siswa untuk terbiasa menggunakan bahasa Inggris dalam komunikasi sehari-hari.
Melalui konsep English Zone dan Speaking English Everyday, siswa diberikan ruang untuk mempraktikkan bahasa Inggris secara langsung melalui percakapan dan interaksi dalam aktivitas sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, Wamendagri dan Wali Kota Batam turut melihat secara langsung aktivitas siswa dalam praktik percakapan bahasa Inggris.
Aktivitas tersebut menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam kunjungan. Program EFS mendapat apresiasi karena dinilai menjadi bentuk inovasi pendidikan yang mendorong siswa untuk lebih percaya diri dalam berkomunikasi serta membekali mereka dengan keterampilan bahasa yang relevan dengan perkembangan zaman.
Bagi Raudlatul Qur’an Batam, apresiasi tersebut menjadi motivasi untuk terus mengembangkan program pendidikan yang inovatif, tanpa meninggalkan nilai-nilai Al-Qur’an dan akhlak sebagai dasar pendidikan.
Kerukunan dan Pendidikan Berjalan Beriringan
Kunjungan Wamendagri dan Wali Kota Batam ke kawasan Bida Ayu sekaligus memperlihatkan bagaimana kehidupan keagamaan, pendidikan, dan keberagaman masyarakat dapat berjalan secara berdampingan.
Kehidupan masyarakat yang harmonis di kawasan tersebut menjadi bagian penting dari wajah Kota Batam sebagai kota yang dihuni oleh masyarakat dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam.

Momen kebersamaan Wakil Menteri Dalam Negeri bersama keluarga besar Yayasan Raudlatul Qur’an Batam. Para siswa menyambut kunjungan dengan penuh antusias dan kegembiraan.

Wakil Menteri Dalam Negeri berinteraksi dan bercengkerama bersama para siswa Yayasan Raudlatul Qur’an Batam dalam suasana hangat dan penuh keakraban.
Sementara itu, melalui lembaga pendidikan, Raudlatul Qur’an terus berupaya menyiapkan generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berakhlak, percaya diri, memiliki keterampilan komunikasi, serta mampu hidup dan berinteraksi secara baik di tengah masyarakat yang beragam.
Bagi keluarga besar Yayasan Raudlatul Qur’an Batam, kunjungan tersebut menjadi sebuah kehormatan sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kehidupan sosial masyarakat.
Dari Bida Ayu, semangat kerukunan terus dirawat. Dari lingkungan pendidikan, generasi masa depan terus dipersiapkan untuk memiliki ilmu, keterampilan, dan akhlak sebagai bekal menghadapi masa depan.




